Filipina memiliki iklim tropis yang lebih umum dibagi menjadi musim hujan dan musim kemarau daripada empat musim, namun untuk kemudahan, diadaptasi menjadi "musim semi (Maret hingga Mei)", "musim panas (Juni hingga Agustus)", "musim gugur (September hingga November)", dan "musim dingin (Desember hingga Februari)", sambil mengorganisir fitur iklim dan acara serta budaya utama setiap musim.
Kalimat pengantar
Acara musiman di Filipina sangat terkait dengan perayaan agama, festival tradisional lokal, dan iklim (musim hujan, musim kemarau, musim badai, dll.), dan memainkan peran penting dalam ritme hidup serta sumber daya pariwisata.
Musim Semi (Maret hingga Mei)
Fitur Iklim
- Suhu: Sangat tinggi di seluruh negeri (rata-rata di atas 30°C) dengan sinar matahari yang kuat di siang hari
- Curah hujan: Menjelang akhir musim kemarau dengan curah hujan yang relatif sedikit. Setelah April, hujan sore mulai meningkat secara bertahap
- Fitur: Kering dengan angin lembut. Durasi sinar matahari yang panjang, cocok untuk aktivitas luar ruangan
Acara dan Budaya Utama
Bulan |
Acara |
Hubungan dengan iklim |
Maret |
Pekan Suci |
Acara terpenting Katolik. Ibadah dan prosesi dilakukan di bawah cuaca yang stabil di musim kemarau. |
Mei |
Flores de Mayo |
Festival bunga untuk menghormati Bunda Maria. Kereta hias penuh bunga berkeliling kota. Musim saat bunga-bunga musim kemarau bermekaran. |
Mei |
Santa Cruzan |
Prosesi berhias bunga dan kostum. Dilaksanakan meriah di luar ruangan saat cuaca cerah. |
Musim Panas (Juni hingga Agustus)
Fitur Iklim
- Suhu: Sangat lembap dengan suhu sekitar 30 hingga 33°C
- Curah hujan: Munculnya musim hujan "Habagat (angin muson barat daya)" mulai bulan Juni, dengan peningkatan curah hujan
- Fitur: Hujan sore sering terjadi, risiko dehidrasi tinggi karena kelembapan dan panas yang tinggi
Acara dan Budaya Utama
Bulan |
Acara |
Hubungan dengan iklim |
Juni |
Hari Kemerdekaan (12 Juni) |
Masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan, tetapi parade dan upacara dilaksanakan terutama di pagi hari. |
Juni |
Festival Santo Yohanes |
Festival mandi air. Kebiasaan terjun ke sungai dan mata air sangat cocok dengan musim hujan yang kaya air. |
Agustus |
Hari Pahlawan Nasional |
Hari untuk menghormati para pahlawan. Acara luar ruangan dan upacara penghormatan dilakukan di sela-sela musim hujan. |
Agustus |
Festival Kadayawan (Davao) |
Festival untuk merayakan panen. Diadakan secara meriah saat merasakan kesuburan buah dan semangat musim hujan. |
Musim Gugur (September hingga November)
Fitur Iklim
- Suhu: Suhu mulai terasa sedikit dingin, sekitar 29 hingga 31°C
- Curah hujan: Puncak musim badai antara September dan Oktober. Curah hujan mulai menurun secara bertahap dari November
- Fitur: Risiko angin kencang dan hujan deras akibat badai sangat tinggi. Kesegaran setelah badai juga terasa
Acara dan Budaya Utama
Bulan |
Acara |
Hubungan dengan iklim |
Oktober |
Festival Maskara (Bacolod) |
Festival yang menghias kota dengan topeng berwarna-warni dan tari. Sering diadakan di sela-sela badai. |
November |
Undas (Hari Semua Jiwa dan Hari Semua Orang Kudus) |
Tradisi ziarah ke makam. Musim setelah badai dengan cuaca yang relatif kering serta waktu bagi keluarga untuk berkumpul. |
November |
La Navida de Pulp |
Di beberapa daerah dirayakan sebagai festival panen. Acara luar ruangan diadakan di awal musim kemarau dengan curah hujan sedikit. |
Musim Dingin (Desember hingga Februari)
Fitur Iklim
- Suhu: Terasa paling nyaman sepanjang tahun, sekitar 24 hingga 29°C
- Curah hujan: Musim kering yang dipicu oleh angin timur laut "Amihan". Curah hujan paling sedikit
- Fitur: Angin sejuk dan udara kering. Suhu dingin di malam hari terasa
Acara dan Budaya Utama
Bulan |
Acara |
Hubungan dengan iklim |
Desember |
Musim Natal |
Penerangan Natal terpanjang di dunia. Kenyamanan luar ruangan karena cuaca yang sejuk di musim kemarau. |
Desember |
Simbang Gabi (Misa Fajar) |
Misa dari 16 Desember hingga 24. Cuaca yang sejuk di pagi hari memudahkan menghadiri acara. |
Januari |
Festival Nazaret Hitam (Jumat Kedua) |
Prosesi besar di Manila. Dapat dilaksanakan dengan aman berkat cuaca yang stabil di musim kemarau. |
Februari |
Festival Bunga Panagbenga (Baguio) |
Festival bunga yang diadakan di kota bunga Baguio. Iklim sejuk sangat cocok untuk menikmati bunga. |
Ringkasan Hubungan Acara Musiman dengan Iklim
Musim |
Ciri Iklim |
Contoh Acara Utama |
Musim Semi |
Sangat panas dan kering, peningkatan hujan sore |
Pekan Suci, Flores de Mayo, Santa Cruzan |
Musim Panas |
Panas dan lembap, musim hujan Habagat |
Hari Kemerdekaan, Festival Santo Yohanes, Festival Kadayawan |
Musim Gugur |
Puncak badai, penurunan curah hujan |
Festival Maskara, Undas |
Musim Dingin |
Angin sejuk kering, curah hujan paling sedikit |
Natal, Simbang Gabi, Festival Nazaret Hitam, Festival Panagbenga |
Catatan Tambahan
- Nama dan waktu acara dapat bervariasi antar daerah.
- Harap memperhatikan informasi keselamatan selama musim badai (khususnya September hingga Oktober).
- Banyak festival berasal dari tradisi Katolik dan berkembang terkait dengan pertanian dan panen.
Di Filipina, iklim, budaya keagamaan, dan pertanian berpadu, menciptakan berbagai acara yang dapat dinikmati sepanjang tahun.