Lebanon memiliki iklim mediterania, dengan perubahan suhu dan curah hujan yang signifikan sepanjang tahun, serta berkembangnya acara tradisional dan acara budaya yang sesuai dengan masing-masing musim. Berikut adalah ringkasan karakteristik iklim dan acara musim sesuai dengan musim semi, panas, gugur, dan musim dingin.
Musim Semi (Maret - Mei)
Karakteristik Iklim
- Suhu: Di pesisir 12-20℃, di kawasan pegunungan masih sejuk karena pengaruh salju yang mencair
- Curah hujan: Maret masih ada hujan, tetapi dari akhir April memasuki musim kemarau
- Ciri khas: Bunga liar bermekaran di pegunungan, dan hijau menyebar
Acara Utama & Budaya
Bulan |
Acara |
Konten & Hubungan dengan Iklim |
Maret |
Paskah |
Hari raya Kristen. Suasana kota yang cerah setelah hujan dan kegiatan gereja selaras |
April |
Idul Fitri |
Perayaan setelah bulan puasa. Makan bersama keluarga dan teman di luar ruangan di bawah cuaca yang hangat |
Mei |
Hari Buruh |
1 Mei. Demonstrasi dan acara budaya diadakan dalam suasana hangat musim semi |
Musim Panas (Juni - Agustus)
Karakteristik Iklim
- Suhu: Di pesisir 25-35℃, daerah pedalaman bahkan lebih panas
- Curah hujan: Hampir tidak ada hujan, kering
- Ciri khas: Pantai dan tempat peristirahatan di pegunungan ramai dikunjungi
Acara Utama & Budaya
Bulan |
Acara |
Konten & Hubungan dengan Iklim |
Juni |
Idul Adha |
(Juni - Agustus) Ritual pengorbanan hewan dan perayaan diadakan pada masa cuaca cerah |
Juli |
Festival Internasional Baalbek |
Pertunjukan musik dan tari di situs sejarah kuno. Angin laut malam membuat suasana nyaman |
Agustus |
Festival Musim Panas Beit Eddine |
Teater dan festival musik di halaman istana. Diadakan pada malam hari untuk menghindari panas |
Musim Gugur (September - November)
Karakteristik Iklim
- Suhu: September masih panas, tetapi pada Oktober - November turun sekitar 20℃
- Curah hujan: September hampir tidak ada hujan, hujan kembali setelah Oktober
- Ciri khas: Keringnya udara mulai berkurang, saat panen
Acara Utama & Budaya
Bulan |
Acara |
Konten & Hubungan dengan Iklim |
September |
Festival Panen Anggur (Wilayah Beqaa) |
Memanfaatkan sisa panas siang hari, diadakan pencicipan anggur baru dan pasar produsen anggur |
Oktober |
Festival Panen Zaitun |
Di bawah suasana iklim yang mulai sejuk, diadakan pengalaman memetik zaitun dan mencicipi minyak baru |
November |
Hari Kemerdekaan |
22 November. Di bawah cuaca cerah musim gugur, diadakan pengibaran bendera dan parade militer |
Musim Dingin (Desember - Februari)
Karakteristik Iklim
- Suhu: Di pesisir 10-15℃, di daerah pegunungan di bawah nol dengan salju
- Curah hujan: Dari Desember hingga Februari adalah musim hujan, di pegunungan menjadi salju
- Ciri khas: Pemandangan unik dengan laut dan pegunungan bersalju yang saling berdekatan
Acara Utama & Budaya
Bulan |
Acara |
Konten & Hubungan dengan Iklim |
Desember |
Natal |
Di pesisir mungkin ada hari hujan yang sejuk, tetapi misa gereja dan lampu hias bersinar |
Januari |
Tahun Baru |
Merayakan kembang api dan pesta di tengah kontras antara angin laut dingin dan pegunungan bersalju |
Februari |
Pembukaan Musim Ski |
Aktivitas ski dan snowboarding di resor pegunungan seperti Mzaar Al Rublen |
Ringkasan Hubungan Antara Acara Musim dan Iklim
Musim |
Karakteristik Iklim |
Contoh Acara Utama |
Musim Semi |
Curah hujan menurun, bunga mekar |
Paskah, Idul Fitri, Hari Buruh |
Musim Panas |
Kering & panas, musim pantai |
Idul Adha, Festival Internasional Baalbek, Festival Musim Panas Beit Eddine |
Musim Gugur |
Angin sejuk usai panas, saat panen |
Festival Panen Anggur, Festival Panen Zaitun, Hari Kemerdekaan |
Musim Dingin |
Musim hujan & salju di pegunungan |
Natal, Tahun Baru, Pembukaan Musim Ski |
Catatan Tambahan
- Musim hujan dan musim kemarau iklim mediterania membentuk waktu untuk kegiatan pertanian dan keagamaan.
- Perbedaan iklim antara daerah pegunungan dan pesisir menghasilkan beragam pengalaman rekreasi dan budaya.
- Hari raya ditetapkan berdasarkan kalender Islam dan Kristen, dengan gaya perayaan yang disesuaikan dengan iklim.
Di Lebanon, iklim musiman terkait erat dengan perayaan tradisional dan budaya pertanian, dengan masing-masing daerah mewarisi kebiasaan yang khas.